EnglishFrançaisEspañolDeutschTiếng Việt简体中文繁體中文IndonesianPortuguês
Penasehat
Para penasihat ADC Ketiga.
Guru
Para guru berharga yang akan menghadiri ADC Ketiga.
3Komite
Para anggota Komite Pengarah dan Komite Pelaksana ADC Ketiga.
Program Tentatif
Program-programnya sudah ada saat ini, tergantung penyesuaian lebih lanjut.
5 6 7
Newsroom Live webcast Video on Demand
Warga Ladakh Ciptakan Rekor Dunia Guinness Cetak E-mail
Senin, 11 Oktober 2010 00:26

Desa Changa (dekat Hemis), Ladakh, 10 Oktober 2010 (10-10-10) jam 10:10:10: satu hari yang terjadi sekali dalam setiap seribu tahun merupakan hari yang dikenang oleh banyak warga Ladakh dan para sukarelawan internasional. Sebuah Rekor Dunia Guinness untuk "Pohon Terbanyak yang Ditanam secara Serentak" dipecahkan atau lebih tepatnya, sebuah rekor baru diciptakan! Prestasi ini dicapai dalam setengah waktu yang dicanangkan oleh 9.313 orang yang datang dari desa-desa di sepanjang wilayah Ladakh, serta dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Kita memecahkan rekor yang dibuat di Peru pada awal tahun ini, saat 27.166 tunas pohon ditanam oleh 8.000 peserta dalam waktu satu jam.

Pohon willow Ladakh, jenis pohon setempat, ditanam selama pencetakan rekor itu. Penanamam pohon ini merupakan bagian dari prakarsa untuk melestarikan lingkungan, terutama di daerah pegunungan Himalaya serta sejalan dengan berbagai langkah prakarsa lainnya yang dilakukan oleh Live To Love dan Silsilah Drukpa beberapa waktu lalu.

Mengomentari peristiwa bersejarah ini, His Holiness Gyalwang Drukpa, pemimpin spiritual Silsilah Drukpa dan juga pendiri dari kegiatan humanitarian Live to Love, berkata, "Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi kita semua, khususnya bagi warga Ladakh dan India. Usaha-usaha kita telah selalu difokuskan pada pelestarian lingkungan di pegunungan Himalaya dan merupakan upaya untuk menciptakan keseimbangan yang hijau di dataran-dataran tandus pegunungan Himalaya. Saya minta agar usaha bersama warga Ladakh ini mendorong sejumlah prakarsa serupa demi negeri India yang lebih bersih, lebih hijau."

Tarika Vara dari Rekor Dunia Guinness mengatakan bahwa hasil dari acara ini sungguh memberi inspirasi. "Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Warga dengan sepenuh hati terlibat dalam upaya itu dan antusiasme mereka merupakan sesuatu yang belum pernah saya jumpai," ungkapnya.

Kami tiba di lokasi penanaman pohon sekitar pukul 7.30 pagi bersama juri Rekor Dunia Guinness, dengan harapan dapat bertemu dengan sejumlah bus berisi orang-orang, namun yang menyapa pandangan kami adalah ribuan orang dengan pakaian T-Shirt berdesain "Live to Love-Commonwealth Games-Guinness World Record" yang sudah mengantri untuk memasuki lokasi penanaman pohon secara teratur. Menjelang pukul 9 pagi, ada tanda-tanda kepanikan, karena kami kehabisan tempat untuk menanam pohon. Kami sudah mendekati 9.000 orang dan ribuan orang lainnya masih sedang mengantri. Kami harus menahan pintu masuk pada pukul 9:30 pagi, guna menghentikan lebih dari 3.000 orang dan mendiskualifikasi peserta, seperti mereka yang berusia di bawah 19 tahun, untuk memasuki lokasi penanaman pohon. Secara bersama-sama hanya 176 tempat penanaman pohon yang tersedia, dan di bawah aturan serta ketentuan yang ditetapkan oleh Rekor Dunia Guinness, hanya 50 peserta yang diizinkan untuk setiap tempat, dan masing-masing tempat harus diawasi oleh seorang pengawas.

Sungguh mengagumkan melihat semua wajah dengan senyum lebar, yakin untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness dan menciptakan rekor baru. Pada pukul 9:45 pagi, His Holiness Gyalwang Drukpa tiba di lokasi dengan serombongan tentara dan petugas kepolisian, yang menjaga keselamatan beliau. Ribuan orang dari kerumunan yang ditolak masuk menyapa His Holiness dengan senyum lebar dan mereka yang beruntung berhasil masuk ke lokasi memberikan senyum yang bahkan lebih lebar. Sewaktu sebagian dari kami sedang membantu menahan kebanjiran jumlah orang di salah satu pintu masuk saat kami kehabisan tempat untuk menanam pohon, banyak orang yang menangis, memohon pada kami untuk membiarkan mereka masuk sehingga mereka bisa menjadi bagian dari upaya bersejarah ini. Sayangnya, kami tak dapat melakukan apapun dikarenakan aturan dan ketentuan Rekor Dunia Guinness yang melarang setiap tempat untuk memiliki lebih dari 50 peserta.

Pada pukul 10:05 pagi, His Holiness meminta setiap orang di lokasi itu termasuk para penonton untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan India. Tepat pada pukul 10:10:10, His Holiness mengibarkan bendera acara penanaman pohon Rekor Dunia Guinness bersama dengan para wakil pemerintah setempat di atas panggung yang dibangun di lokasi itu. Di bagian dasar, begitu bendera dikibarkan, tidak ada seorangpun yang bebas melakukan apapun selain menggali, menanam dan menutupi lubang dengan tanah. Dalam waktu 10 menit, pengawas kelompok pertama bergegas ke panggung untuk menyerahkan hasil lengkapnya. Dalam 23 menit berikutnya, keseluruhan 176 pengawas telah menyerahkan hasil lengkap mereka. Kami kehabisan ruang untuk meneruskan penanaman pohon dan harus berhenti pada pukul 10:43:25. Dengan hasil ini, kami semua tahu kami sudah memecahkan Rekor Dunia Guinness yang dibuat oleh Peru!

Senyuman dijumpai di semua wajah. Foto-foto akan menjelaskan lebih baik dari pada kata-kata. Untuk foto-foto yang lebih banyak dari pada yang ditempatkan di sini, silakan kunjungi album foto di Facebook Drukpa.


Prakarsa penanaman pohon yang membawa setiap orang dari berbagai latar belakang agama dan budaya berkumpul


His Holiness Gyalwang Drukpa memelopori Prakarsa Hijau


Mengibarkan bendera, setelah menyanyikan lagu kebangsaan


Perhatian dan kepedulian bagi bumi yang lebih hijau tidak memiliki sekat agama dan budaya


Banyak anak muda berpartisipasi dalam usaha penananam pohon


Penanaman pohon dimulai!


His Holiness memandang dari panggung yang dibangun sementara


Selebriti Hong Kong, Kenny Bee, dan istrinya, juga berpartisipasi!


Para pengawas berlari menuju pusat pelaporan untuk menyerahkan penghitungan dan laporan


Senyuman kemenangan!


Penghitungan dimulai


His Holiness bersama Mr. Jigmet Takpa, orang utama yang bertanggung jawab atas lingkungan dan margasatwa di Ladakh


His Holiness sedang diwawancarai media


Sorak-sorai yang nyaring di mana-mana tatkala wakil Rekor Dunia Guinness mengumumkan upaya yang berhasil!


His Holiness Gyalwang Drukpa menerima setifikat Rekor Dunia Guinness


Para peserta yang berbangga hati atas upaya pemecahan Rekor Dunia Guinness


Dr. Balaji dari Departemen Kehutanan dan Tarika Vara dari organisasi Rekor Dunia Guinness


Dorjey Kaya, Sonam Angdus, Tsewang Namgyal dan Gen Jinba dari Young Drukpa Assocation (YDA)

 
header
header
facebook twitter
register

ambassador

 
Copyright © 2011 Pel Drukpa Charitable Trust.
Hosting: Ilimitada Hosting Chile VPS